Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Sunday, July 12, 2009

Iman Protestan dengan Katolik Berbeda?

Situs Alternatif Download Khotbah
===============================================================

Bagaimana pendapat Bapak tentang Katolik? Sebagai sesama manusia kita harus mengasihi. Sebagai umat beragama kita harus toleransi dan menghormati. Tapi dalam soal iman, Kristen dan Katolik berbeda sekali. Antara lain banyak ritual Katolik hal yang menurut saya, tidak alkitabiah.

Bapak pernah berkhotbah bahwa sekarang ini gereja susah sekali bersatu. Saya setuju dengan pendapat Bapak. Tapi Protestan bersatu dengan Katolik, apa bisa? Saya pernah menanyakan hal ini pada beberapa pendeta, tapi jawabannya tidak ada yang sama.

Mariana Pramuka, Jakarta

-----------------------------------------------------

Syalom, saudari Mariana yang dikasihi Kristus.
Pertanyaan Anda sungguh menantang. Tampaknya mudah, namun terasa berat untuk men-jawabnya. Terbatasnya ruang konsultasi ini, tak memungkinkan saya untuk menjawab tuntas pertanyaan Anda. Saya akan menjawab dalam tataran nor-matif, namun berharap dapat menstimulasi (merangsang) pikiran kita bersama untuk melihat ujung jalan pertemuan.

Katolik, di era Vatikan I (1869-1870), memang sangat tertutup, dan ini tampaknya sangat dipe-ngaruhi oleh gerakan reformasi gereja (abad 16, cikal bakalnya sejak awal abad 12), yang melahirkan (tanpa diren-canakan) Kristen Protestan. Semuanya bergerak begitu cepat, membuat gereja Katolik pada masa itu merumuskan gereja Protestan sebagai penyesat yang jahat. Tarik-menarik, bahkan, dorong-mendorong pun tak terhindar-kan. Ini mengakibatkan, hubungan gereja Katolik dan Protestan semakin terkoyak lebar. Gereja Katolik bahkan mencanangkan slogan: extra ecclesiam nulla salus, yaitu tidak ada keselamatan di luar gereja (gereja Katolik tentunya). Artinya tidak ada keselamatan bagi gereja Protestan. Ketidak-bersalahan Paus yang sempat gonjang-ganjing, disahkan secara bulat di konsili ini.

Pertikaian antara Katolik dan Protestan semakin menjadi-jadi sejak konsili ini. Saling menya-lahkan, bahkan menghakimi, hingga mengutuki datang silih berganti. Hal ini meliputi para petinggi gereja hingga umat di akar rumput. Jadi ratusan tahun pisah ranjang bahkan jadi musuh berat, membuat kedua-nya saling berburuk sangka. Dan jelas saja, dengan kondisi seperti ini damai akan susah. Kecurgiaan terpelihara dan kebencian merasuk sukma.

Namun di Vatikan II (1962-1965), Paus Yohanes XXIII yang berusia 77 tahun (terpilih sebagai Paus 1958), mene-kankan pentingnya aggiorna-mento (penyesuain konteks, tanpa mengubah konten). Dia menyebut, Protestan bukan sebagai penyesat yang jahat, melainkan saudara-saudara yang terpisah . Doktrin extra ecclesiam nulla salus, dicabut dari akarnya sehingga mela-hirkan pengakuan adanya keselamatan di luar gereja Katolik (tentunya pengakuan keselamatan ada juga di gereja Protestan). read more »

3 comments:

Muhammad Dharmawan said...

Allah Yang Suci dan Tinggi, Dialah Pencipta, Pemilik dan Penguasa Tunggal tanpa sekutu atas alam semesta dan segala isinya ini, Dia yang dibutuhkan oleh ciptaan-Nya, Dia tidak beranak atau diperanakkan dan tidak ada satupun yang setara atau menyerupai-Nya dan Dia berbuat sesuai apa yang dikehendaki-Nya dengan segala Kesempurnaan dan Kebijaksanaan-Nya. Dia Menciptakan, Mengampuni, Memberi petunjuk dan Membahagiakan siapa yang dihendaki-Nya dan sebaliknya. Jika kamu yang tidak suka dengan kebijakan2-Nya maka carilah atau buatlah bumi dan dunia yang lain dan hiduplah disana dengan keputusan dan kebijakanmu sendiri. jika kamu tidak mampu maka mintalah kepada-Nya agar kamu dibinasakan dan mencabut semua nikmat yang diberikan-Nya selama ini padamu, karena sebenarnya memang kamu manusia yang tidak tau berterima kasih dan tidak ada manfaatnya. jika kamu takut minta yang demikian, maka minta ampunlah turuti kehendak-Nya, jalani perintah-Nya dan jauhi larangan-Nya berusahalah sesuai kemampuan yang diberikan-Nya kepadamu serta bersabarlah atas apa yang menimpamu karena itu hanyalah ujian sebatas kemampuanmu yang pasti berakhir lalu berganti dan bersyukurlah padaNya sebanyak-banyaknya. Jika kamu masih enggan juga berbuat demikian itu maka bersiaplah dan hiduplah kamu seperti kayu bakar yang lagi dijemur untuk dibakar diperapian, dan mungkin inilah jalan yang terbaik bagimu! BACA ROMA 1: 19-32
Oleh: Muhammad Dharmawan.

Muhammad Dharmawan said...

Renungan Agung Ingatlah! PENCIPTA dirimu juga seluruh Alam Semesta ini hanya memberikan Nama-Nya saja pada manusia yaitu “ALLAH” Itulah jalan utk kembali kepada-Nya kelak, dan tidak ada yg pernah melihat-Nya dan tidak ada satupun yg mampu menggambarkan-Nya Jadi ingatlah Nama itu tanamkan dalam hati dan jagalah! senantiasalah menyebutnya dengan hati dan lisanmu. a) 4 (empat) Ajaran/Jalan (Lurus) Yesus: 1, Puji dan Sembahlah hanya Allah saja [Markus 12;30] 2, Patuhi Hukum2 Taurat 3, Kasihilah pd sesama. [Markus 221;31] 4. Yesus adalah Rasul/ Utusan Allah. b) 4 (empat) Ajarn/Jalan Sesat Paulus: 1. Tinggalkan Ajaran Yesus. [ Ibrani 6;1 ] dan jadi pengikut Paulus [ 1 Korintus 11;1 : 2 Timotius 3: 10 ] 2. Sebut Yesus Tuhan, anak Allah dan Sembah,Pujilah Yesus. [ Roma 10;9 & 1;4 ] 3. Yakini Yesus mati untuk tebus dosa orang yang percaya 4. Paulus adalah Rasul/ Utusan Yesus. [1 Korintus 1:17 ] c) 4 (empat) Ajaran/Jalan Lurus Muhammad Saw. 1, Puji dan Sembahlah hanya Allah saja. 2. Patuhi aturan2 Allah. 3. Kasihsayangilah pada sesama 4. Muhammad adalah Rasul/Utusan Allah. BACA ROMA" 1;19-32" Kesimpulan2 ini, berdasarkan sejarah kitab2 suci. bukan propaganda, fitnah atau rekayasa bisa dibuktikan oleh siapa saja!! Didlm dunia ada 2 jalan lebar &sempit; mana kau pilih? yg lebar api ( jalan kebebasan) jiwamu mati. tapi yang sempit tidak kau pilih yaitu jalan patuh pada aturan2 Allah. Siapa yang memilih jalan yang lurus(suci) itu adalah untuk kebaikan diri dan keluarga mereka sendiri dengan janji Surga dan hidup yang Kekal didalamnya Dan mereka yang memilih jalan sesat maka mereka akan menanggung resiko sendiri! Ingatlah! telah kusampaikan Nama-Nya dan Terang itu ! Bukankah lebih baik kembali dan tetap jadi kepompong ( terikat pd aturan2 Allah didunia lalu menjadi kupu2 disurga ? daripada jadi kupu2( kebebasan) didunia lalu mati/binasa! Siapa yang dapat petunjuk berarti dapat pertolongan-Nya siapa yang sesat berarti tidak bijaksana. Jika kami menyembah, memuji,berbakti dan brsyukur kepada Pencipta kami dan juga segala yang ada dialam semesta ini yaitu ALLAH SWT, yang selama ini menolong kami, memberi petunjuk-Nya kepada kami, mengasih-sayangi kami dan memberi berbagai nikmat pada kami selama ini, yang kami yakini bahwasanya kami berasal dari -Nya dan dilahirkan kedunia ini untuk mengabdi dan berbakti kepada-Nya dan kami akan kembali kepada-Nya, adalah suatu KEBODOHAN DAN KESESATAN, Maka Apakah orang2 yang menyembah, memuji dan mengharap pertolongan selain-Nya yang jelas2 terbukti tidak pernah memberikan fasilitas apapun untuk menopang kehidupan mereka selama ini seperti bumi ,air,udara, DLL adalah suatu KEBENARAN ?

Muhammad Dharmawan said...

KEBENARAN INJIL : Roma 1:18 Sebab murka Allah nyata atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian (Kekuasaan)-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap, Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh, Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar.Roma 1:24 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka.Roma 1:25 Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.Roma 1:26 Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.Roma 1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.Roma 1:28 Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:Roma 1:29 penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.
Roma 1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,Roma 1:30 Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua,Roma 1:31 tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.Roma 1:32 Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya..

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 

Arsip Blog

Konsultasi Teologi

Entri Populer